Andoolo-KodeSultra : Dinas Kesehatan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menargetkan lahirnya generasi sehat, cerdas, dan berdaya saing melalui Program Makanan Bergizi Gratis (MBG). Program ini dinilai menjadi langkah strategis dalam menekan angka stunting dan gizi buruk di daerah. Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kesehatan Konsel, Nurlita Jaya AS, S.Sos., M.Kes, saat menghadiri kegiatan launching MBG di SPPG Benua, Kamis (16/4/2026).
Dalam sambutannya, Nurlita menegaskan bahwa program MBG bukan sekadar pemberian makanan gratis, tetapi merupakan bentuk intervensi kesehatan masyarakat berbasis gizi yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia (SDM).
“ Daerah kita masih menghadapi tantangan serius seperti stunting, anemia pada remaja putri, serta gizi kurang pada balita. Ini menjadi perhatian bersama yang harus ditangani secara terpadu,” ujarnya.

Ia menjelaskan, program MBG difokuskan pada kelompok rentan, seperti anak sekolah, ibu hamil dan menyusui, serta balita. Melalui program ini, diharapkan terjadi peningkatan status gizi masyarakat, penurunan angka stunting, serta peningkatan daya tahan tubuh dan konsentrasi belajar anak.
Lebih lanjut, Nurlita menekankan pentingnya kualitas dalam pelaksanaan program MBG. Menurutnya, makanan yang diberikan tidak hanya harus mengenyangkan, tetapi juga memenuhi standar gizi seimbang, aman dikonsumsi, serta diolah secara higienis.
“ Dinas Kesehatan memiliki peran penting dalam pengawasan kualitas makanan, edukasi gizi kepada masyarakat, serta monitoring dampak kesehatan dari program ini,” jelasnya.
Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas sektor dalam menyukseskan program MBG. Keterlibatan Dinas Pendidikan, Dinas Sosial, pemerintah kecamatan dan desa, hingga peran TP PKK dan Posyandu dinilai sangat krusial dalam menjangkau masyarakat secara luas. Menurutnya, keberhasilan program ini tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berkontribusi dalam menurunkan beban penyakit, meningkatkan kualitas generasi muda, serta mengurangi angka kemiskinan di masa depan.
“ Gizi yang baik hari ini adalah investasi untuk menciptakan generasi unggul yang sehat, cerdas, dan sejahtera (SETARA) di Konawe Selatan,” tegasnya.
Sebagai bentuk komitmen, Dinas Kesehatan Konsel melalui gerakan Aksi Sehat Setara (GASS) akan terus mengawal kualitas program MBG, memberikan pendampingan teknis, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala. Ia jug mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama memastikan setiap anak mendapatkan asupan makanan bergizi seimbang.
“ Di balik setiap makanan yang kita sajikan hari ini, ada harapan besar agar tidak ada lagi anak yang mengalami stunting, generasi kita tumbuh kuat dan berdaya saing, serta masa depan daerah ini dibangun oleh anak-anak yang sehat,” pungkasnya.




