Konawe Utara : Dalam rangka menyelaraskan dukungan terhadap penerapan Kurikulum Merdeka, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Utara melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyusunan Soal Ujian Sekolah (US) jenjang Sekolah Dasar tahun ajaran 2022/ 2023 di hotel Ataya Kota Kendari (Sabtu, 29 April 2023).Kegiatan yang diikuti oleh 40 guru penyusun soal dan 10 Kasek sebagai penelaah soal dibuka langsung Plt. Kadis Diknas Konut Asmadin, S.Pd MM.
Peserta Penyusunan Soal Ujian Saat Menerima Materi
Dalam sambutannya, Asmadin menyampaikan apresiasi dan dukungan Bupati Ruksamin atas pemberlakuan Kurikulum Merdeka yang dapat memulihkan pembelajaran melalui pembelajaran bermakna, menyenangkan, dan relevan sesuai dengan karakteristik satuan pendidikan dan tahap perkembangan murid.” Bupati Ruksamin dukung terobosan Kemendikbudristek, karena ini akan membuat pembelajaran menjadi lebih mudah bagi peserta didik dan dapat menghasilkan anak-anak yang memiliki rasa toleransi, cinta tanah air, dan saling menghormat ” beber Asmadin.
Dijelaskannya, dengan kurikulum merdeka ini selain bermanfaat bagi murid juga memberikan kesempatan guru untuk memperbaiki dan berkreasi meningkatkan kualitas pembelajaran, memberikan kebebasan guru menentukan pembelajaran itu sendiri dan tujuan yang diambil dari capaian pembelajaran.” Kurikulum Merdeka ini juga mendukung guru penggerak menjadi program nasional dari kementrian ” ujarnya.Lebih lanjut, Asmadin mengatakan untuk mewujudkan semangat atas penerapan Kurikulum Merdeka, maka diperlukan penataan yang maksimal salah satunya adalah penyelenggaran Bimtek Penyusunan soal sebagai upaya menghasilkan soal soal yang berkualitas.” Kami berharap soal-soal yang disusun dapat memberikan ilustrasi bentuk tes guna mengukur dan menilai hasil belajar peserta didik.” jelasnya.Asmadin melanjutkan, Bimtek ini dilaksanakan mengacu pada surat edaran Mendikbud Nomor 1 Tahun 2023 tentang Peniadaan Ujian Sekolah dalam masa darurat penyebaran covid-19 sehingga ujian sekolah tahun pelajaran 2023 dapat dilaksanakan dalam bentuk Portofolio, Penugasan, Tes secara luring atau daring dan bentuk kegiatan lain yang ditetapkan oleh satuan pendidikan.
” Bimtek ini bertujuan untuk menyiapkan bahan kisi-kisi sebagai acuan mempersiapkan peserta didik menghadapi ujian sekolah tahun pelajaran 2022-2023,” tutur pria yang juga menjabat sebagai Sekwan DPRD Konut ini.Dirinya berharap, momentum pelaksanaan ujian sekolah seyogyannya menjadi jembatan kesuksesan belajar peserta didik agar mutu pendidikan di Sekolah Dasar pada akhir masa proses belajar mengajar dapat kita ketahui.“ Untuk Sekolah Dasar ada 7 mata pelajaran yang akan diujikan yaitu Bahasa Indonesia, Matematika, IPA, PKn, IPS, Penjasorkes dan SDBP, semoga melalui Bimtek ini dapat membantu pembuatan soal dengan pendekatan kurikulum merdeka” harapnya.