Kodesultra.Id, Jawa Barat – Kiprah Polri dalam olahraga berkuda kembali ditunjukkan melalui pencapaian membanggakan oleh personel Detasemen Turangga Direktorat Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri pada kejuaraan tingkat nasional.
Tim berkuda Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri menorehkan sejumlah prestasi dalam ajang “Arthayasa Open 2026”.
Prestasi diraih oleh lima personel Polri yakni Bripda Zidane Okta Ramadhona, Bripda M. Raynoso, Briptu Galih Aditya Rahman Sagala, Bripda Rizal Maulana dari kemitraan Polda Jawa Barat, serta Bripda Ashila Anugerah Dewangga.
Kejuaraan berlangsung selama dua hari, pada 9 hingga 10 Mei 2026.
Kompetisi dilaksanakan di Arthayasa Stable, Depok, Jawa Barat.
Keikutsertaan dan capaian ini menjadi tolok ukur konsistensi latihan serta profesionalisme personel Turangga Polri dalam menguasai keterampilan berkuda sebagai bagian dari pendukung tugas-tugas Kepolisian.
Pada hari pertama kompetisi, Bripda Zidane Okta Ramadhona tampil gemilang dengan meraih Juara 1 pada kelas Jumping 50–60 cm Open setelah mencatatkan clear round dan waktu tercepat.
Capaian positif turut disumbangkan Bripda M. Raynoso yang berhasil mengamankan posisi Juara 3 di kelas Jumping 100 cm, salah satu kelas dengan tingkat kesulitan tinggi dalam ajang tersebut.
Di kelas Jumping 50–70 cm, Briptu Galih Aditya Rahman Sagala menuntaskan perlombaan dengan menempati peringkat 9 dari total puluhan peserta yang berpartisipasi.
Memasuki hari kedua kejuaraan, Bripda Rizal Maulana yang merupakan personel kemitraan dari Polda Jawa Barat menunjukkan performa solid dan meraih peringkat 4 pada kelas Jumping 80–90 cm.
Rangkaian prestasi ditutup oleh Bripda Ashila Anugerah Dewangga yang finis di posisi 8 pada kelas Jumping 30–50 cm, menunjukkan regenerasi atlet berkuda Polri berjalan baik.
Direktur Polisi Satwa Korsabhara Baharkam Polri menyatakan apresiasi atas dedikasi seluruh personel yang bertanding. Prestasi ini merupakan hasil dari program pembinaan berkelanjutan di Detasemen Turangga.
Detasemen Turangga memiliki tugas pokok dalam mendukung kegiatan operasional Kepolisian melalui satuan berkuda, seperti pengamanan objek vital, pengendalian massa, patroli pariwisata, hingga kegiatan seremonial kenegaraan.
Keterampilan berkuda yang terasah melalui ajang kompetisi berkontribusi langsung terhadap peningkatan kemampuan teknis personel di lapangan. Ketepatan, ketenangan, dan sinergi antara personel dengan kuda menjadi kunci keberhasilan tugas.
Arthayasa Open 2026 diikuti oleh ratusan atlet berkuda dari berbagai klub, instansi, dan komunitas di seluruh Indonesia. Kehadiran Tim Polri menjadi bagian dari pembinaan olahraga berkuda nasional.
Keikutsertaan dalam kompetisi tingkat nasional juga bertujuan mengukur standar kemampuan personel dibandingkan atlet sipil. Hal ini penting untuk menjaga profesionalisme dan daya saing.
Kabaharkam Polri menegaskan bahwa prestasi non-operasional seperti ini tetap relevan dengan tugas pokok Polri. Semangat kompetisi mencerminkan nilai disiplin, sportivitas, dan daya juang yang juga dibutuhkan dalam pelaksanaan tugas Kepolisian.
Selain itu, pencapaian Tim Turangga diharapkan dapat memotivasi personel Polri lainnya untuk berprestasi di bidang olahraga. Polri berkomitmen mendukung pengembangan potensi anggota di luar tugas rutin.
Seluruh capaian tersebut tidak lepas dari dukungan pimpinan Polri serta program latihan intensif yang diterapkan di Detasemen Turangga. Evaluasi pasca kejuaraan akan dilakukan untuk peningkatan prestasi berikutnya.
Dengan hasil ini, Detasemen Turangga Ditpolsatwa Korsabhara Baharkam Polri membuktikan bahwa personel Polri mampu bersaing dan berprestasi di kancah olahraga berkuda nasional, sekaligus menegaskan kesiapan mendukung tugas Kepolisian melalui kemampuan berkuda yang mumpuni.




