Kodesultra.Id,KONAWE UTARA – Kondisi infrastruktur jalan penghubung antar-desa di Kecamatan Langgikima, Kabupaten Konawe Utara (Konut), semakin memprihatinkan. Kerusakan parah yang telah berlangsung bertahun-tahun ini memicu kekecewaan mendalam dari masyarakat setempat.
Ironisnya, wilayah ini diwakili oleh empat anggota DPRD Konut dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kecamatan Langgikima yang telah berulang kali terpilih, namun dinilai terkesan “mati suri” dan menutup mata atas penderitaan masyarakat yang menggunakan jalan penghubung desa Sarimukti-Tobimeita.
Jalan yang menjadi urat nadi perekonomian, mobilitas pendidikan, dan kesehatan warga tersebut kini kondisinya menyerupai kubangan lumpur saat musim hujan, serta dipenuhi debu tebal saat musim kemarau.
“Kami merasa dimarginalkan. Padahal di Dapil Langgikima ini ada empat anggota dewan yang sudah berkali-kali terpilih karena kami percaya terhadap mereka. Tapi kenyataannya, urusan jalan rusak dari tahun ke tahun tidak pernah tuntas. Mereka terkesan mati suri setelah duduk di kursi empuk,” ujar Saiful. Pemerhati Kecamatan Langgikima.
Saiful menegaskan harus adanya langkah konkret dari keempat legislator agar segera mengawal anggaran atau akses lain untuk perbaikan jalan tersebut dalam agenda prioritas DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Konawe Utara.
Jika tuntutan ini tetap diabaikan, bisa jadi kami akan melakukan aksi protes, termasuk mempertimbangkan sanksi sosial politik pada pemilu-pemilu mendatang. Tutup Saiful.




